SITOMPUL.ORG || WEB PORTAL PRTSBSI - Persatuan Raja Toga Sitompul & Boru Seluruh Indonesia - SADA DO HITA SITOMPUL
Navigation
Login
Username

Password



Not a member yet?
Click here to register.

Forgotten your password?
Request a new one here.
Users Online
» Guests Online: 1

» Members Online: 0

» Total Members: 51
» Newest Member: derliany
Roh Dalihan Na Tolu Dalam Adat dan Pekerjaan
Rubrik Motivasi Saut Sitompul Motivator NasionalLuar biasa kecerdasan nenek moyang kita zaman dahulu. Pada saat nenek moyang kita merumuskan Dalihan Na Tolu ini belum mengenal Kitab Suci tetapi sudah mendapatkan petunjuk dalam membangun landasan kehidupan orang batak yang damai dan setara dalam hak azasi manusia.

Dalihan Na Tolu dalam tradisi Bangso Batak adalah sebuah sistem kekerabatan yang mempunyai dasar nilai yang luhur. Roh atau semangaat yang mendasari Dalihan Na Tolu yang terkenal dengan sebutan : ”Somba [Hormat] Marhula-hula, Manat [Menghargai] Dongan Tubu, Elek [Bijak] Marboru adalah sesungguhnya adalah “KASIH”. Ketika kasih dasar pemaknaan Dalihan Na Tolu maka posisi kerabat yang lain adalah lebih utama dari pada diri sendiri.

Semangat Dalihan Na Tolu bukan saling menghargai bukan keseimbangan tetapi mampu mendahulukan kepentingan pihak lain dari pihak sendiri. Tentu ini tidak mudah diterima ketika prinsip adat itu gok nangkok na dohot gok tuat na dan si soli-soli do uhum jala siadapari do gogo.
Mengubah Pasir Menjadi Mutiara
Rubrik Motivasi Saut Sitompul Motivator NasionalTersebutlah seekor anak kerang di dasar laut yang paling dalam di Pulau Maluku Ambon. Pada sore hari seekor anak kerang mendekat ke arah induknya sambil merasa sakit dan perih.

Anak kerang berkata : Hai Ibu… tubuh saya kemasukan pasir yang sangat tajam. Saya merasakan sangat perih. Tolonglah Ibu, ambillah pasir yang melukai tubuh ku ini.

Si Induk Kerang berkata : Anakku yang kucintai, Bunda sangat faham dan mengerti kepedihan yang engkau rasakan. Tetapi Anakku, kita makluk ciptaan yang tidak memiliki tangan. Bertahanlah anakku atas kepedihan yang engkau rasakan. Keluarkanlah cairan putih yang engkau miliki pada pasir yang ada dalam tubuh mu itu.

Si anak kerangpun dengan taat melakukan atas apa yang dinasehatkan Induknya, sekalipun tetap masih merasa perih.
Menyikapi Masalah Dengan Sikap Positif
Rubrik Motivasi Saut Sitompul Motivator NasionalKutipan Motivasi, Etos Kerja dan Karakter : Masalah tidak bisa anda hindarkan tetapi masalah bisa anda sikapi dengan positif dan optimis serta sebagai pelajaran yang bermanfaat.

Kisah Kuda Terperosok.
Dalam satu desa, seekor kuda terperosok ke dalam sebuah sumur yang kering. Pikiran warga desa, kuda itu tidak mungkin lagi bisa ditolong. Warga bersepakat untuk menimbun sumur itu bersama kuda yang masih hidup di dalamnya. Maksudnya agar bau busuk kuda itu tidak tercium oleh warga dan agar tidak terulang kembali untuk kuda peliharaan lainnya. Masyarakat bergotong-royong untuk mengangkut tanah dan memasukkannya kedalam sumur.

Lalu apa yang terjadi? Diluar dugaan masyarakat yang menimbun sumur itu!!! Reaksi kuda itu, setiap ada tanah yang mengena punggungnya, kuda itu selalu membuangnya kebawah lalu memindahkan kakinya keatas tanah tersebut. Semakin tinggi tanah menutupi sumur itu maka semakin tinggi pula posisi kuda itu. Sehingga kuda itu bisa keluar dengan selamat. Tentu masyarakat kaget melihat kuda keluar dari dalam sumur itu. Masyarakat tidak menduga kuda secerdik itu.
Manfaatkanlah waktu untuk berkarya
Rubrik Motivasi Saut Sitompul Motivator NasionalKutipan : Bukan waktu yang menentukan seseorang itu berkarya, tetapi seseorang itulah yang memanfaat waktu untuk berkarya.

Ada orang yang sukses dalam hidupnya tetapi ada juga orang biasa-biasa bahkan nasibnya tak berubah. Ketika seseorang memanfaatkan waktu dengan bekerja keras untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pelanggan, konstituen, pemangku kepentingan pasti lebih sukses, dari pada yang menyinyiakan waktu dalam hidupnya.

Sejatinya orang yang sukses mulia, adalah orang yang totalias memanfaatkan waktu untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaanya tanpa terganggu dengan pikiran atas balas jasa yang akan diterimanya.

Mari Belajar dari Etos Pemilik Gudeg Yu Djum
Seorang ibu di kota Gudeg Yogya bernama Yu Djum, sejak tahun 1950 telah berjualan Gudeg. Pada awal menjual Gudeg tak berpikir berapa keuntungan yang didapat. Prinsip yang dipegang oleh Bu Djum setiap waktu adalah : “Membuat Gudeg yang sangat enak” bagi pelanggannya.
Oleh karena Gudeg yang buatnya sangat enak, maka pelanggannya setiap hari ramai untuk membeli dan menikmati gudegnya.
Terbang Perdana Pesawat Garuda Indonesia ke Bandara Silangit
Terbang Perdana Pesawat Garuda Indonesia ke Bandara SilangitMaskapai PT Garuda Indonesia Tbk akan melakukan penerbangan perdana untuk rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang ke Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Pesawat Garuda Indonesia akan take off dari runway Bandara Soetta menuju Bandara Silangit pada pukul 08.50 WIB. Perjalanan diperkirakan memakan waktu 2 jam. Pesawat Bombardier CRJ-100 berkapasitas 96 penumpang tersebut, akan tiba pukul 10.50 WIB di bandara yang berada di tanah Batak dan berlokasi dekat dengan Danau Toba.

"Di sana (Bandara Soetta) itu mulai take off 08.50 WIB. Di sini (Bandara Silangit) landing 10.50 WIB. Terus ada proses penyambutan jam 11.00 WIB-11.30 WIB," kata Public Relation Manager PT Angkasa Pura II (AP II), Herul Anwar, di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Senin (21/3/2016).